Tiga Kali Kehilangan, Allah Selalu Menggantinya Dengan yang Lebih Baik (3)

Setelah kehilangan Lenovo P70 saat turun bus Patas 05 di halte Cempaka Mas, lalu sebulan kemudian Lumia 510 juga ikut kena copet di jalan Kramat Bunder dekat Stasiun Senen. Aktivitas sehari-hari saya selanjutnya tergantung pada Huawei Ascend W1, hadiah ulang tahun Majalah Tempo ke 45.

Karena Huawei ini memakai sistem Windows Phone, sama dengan Nokia Lumia 510, saya mengalami keterbatasan saat memakainya. Apalagi Microsoft sebagai produser sistem Windows Phone, tidak lagi memberikan update untuk sistem yang mereka buat itu.

Hampir lima bulan saya bagaikan terkurung dan sulit berkomunikasi dengan teman-teman maupun client. Apalagi semua nomor ikut hilang bersama Lenomo P70. Keseharian saya mulai agak menjauh dari dunia maya, walau masih rutin mengikuti event yang diadakan komunitas maupun event organizer dan kemudian membuat reportasenya di Kompasiana atau di blog pribadi saya www.diankelana.web.id, tapi aktifitas saya di media sosial sudah menurun banyak.

Menjelang akhir November 2017, saya dan beberapa teman blogger dan juga dari media arus utama mendapat undangan untuk mengikuti media gathering peluncuran kampanye Link Net Tbk. Sebuah perusahaan penyedia jasa TV Kabel dan jaringan Internet Broadband dengan brand First Media. Kampanye bertajuk FirstHappiness tersebut meluncurkan peningkatan kecepatan maksimal jaringan First Media hingga 250 Mbps.

Selesai presentasi dan tanya jawab dengan undangan, tuan rumah melakukan penarikan doorprize dengan mengambil tiga kartu nama peserta yang hadir. Alhamdulillah, salah satu dari tiga kartu nama tersebut salah satunya terdapat kartu nama saya. Sebuah hadiah atau rizki berupa sebuah handphone Android Samsung J7 Prime yang diberikan Allah melalui First Media, untuk pengganti dua handphone saya yang hilang kecopetan berturut-turut tersebut.

Setelah mendapatkan hadiah handphone tersebut, aktivitas saya di media sosial kembali meningkat, karena semua nomor saya yang parkir di cloud Android-nya Google, sudah kembali ke Samsung yang juga berbasis Android. Seperti kejadian sebelumnya, Allah mengganti handphone saya yang hilang tersebut dengan yang lebih baik. Sesuatu yang sangat saya syukuri.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *